LOMBA CIPTA PUISI: "SUARA HATI GURU DI MASA PANDEMI COVID 19" BERHADIAH TOTAL 30 JUTA

Sampai detik ini dunia masih dirundung duka karena masa pandemi belum kunjung usai hingga saat ini. Tentu masa pandemi seperti sekarang ini sangat berdampak besar bagi seluruh aspek kehidupan, salah satunya dunia pendidikan. Selama kurang lebih 3 bulan, proses pembelajaran dilaksanakan secara daring. Proses pembelajaran semacam ini tentu memiliki banyak kelemahan, seperti jaringan yang tidak mendukung dan masih banyak peserta didik terutama SD yang belum mahir menggunakan IT. Hal ini tentu tantangan tersendiri bagi seorang pendidik agar mampu melaksanakan pembelajaran berbasis IT.   Berbagai macam kendala, tantangan, dan keluh kesal tentu sangat dirasakan oleh guru selama melaksanakan proses pembelajaran. Melalui situasi seperti sekarang ini, Dermaga Seni Buleleng (DSB) mengajak semua guru se-Indonesia untuk menuangkan suara hati mereka dalam lomba cipta karya puisi yang bertema "SUARA HATI GURU DI MASA PANDEMI COVID 19". Melalui tema tersebut, Dermaga Seni Buleleng (DSB) membuka kesempatan kepada para guru untuk berlomba menciptakan puisi. ’’Lomba cipta puisi ini khusus untuk warga negara Indonesia yang bekerja sebagai guru dengan total hadiah sebesar Rp 30 juta untuk 10 orang pemenang.    Adapun syarat dan ketentuan lombanya dapat dilihat di bawah ini.       Panjang puisi maksimal satu halaman, ditulis dengan bahasa Indonesia, diketik dalam format microsoft word (bukan pdf), huruf Times New Roman, ukuran font 12, spasi satu (1), ukuran kertas bebas.      Setiap peserta boleh mengirim lebih dari satu puisi (maksimal 3 puisi).     Puisi merupakan asli karya sendiri, tidak sedang diikutkan dalam lomba lain, belum pernah dibukukan, dan belum dipublikasikan dalam bentuk apa pun baik di media cetak maupun internet. Hal ini dibuktikan dengan Surat Pernyataan Keaslian Karya.     Puisi disertai biodata lengkap penulis, Surat Keterangan Kepala Sekolah, Surat Pernyataan Keaslian Karya, dikirim dalam satu file (dengan cara attachment, bukan di badan email) kepada panitia lewat email lombapuisiguru@gmail.com.     Format judul pengiriman file: Nama Guru_Domisili (contoh: Polan_Denpasar-Bali).     Batas waktu (deadline) pengiriman puisi adalah tanggal 31 Juli 2020 (pukul 24.00).      Setiap peserta boleh mengirim lebih dari satu puisi (maksimal tiga puisi).     Penilaian Dewan Juri yaitu kesesuaian isi puisi dengan tema dan teknik penulisan puisi.   Dewan juri dalam perlombaan ini berjumlah 3 orang, beliau adalah Dewa Putu Sahadewa, Gde Artawan, dan Wayan Jengki Sunarta. Dewan Juri akan menetapkan “10 Puisi Terbaik” dan “90 Puisi Nominasi”. Semua puisi tersebut akan diterbitkan dalam sebuah buku antologi puisi. Hadiah untuk guru yang puisinya masuk katagori “10 Puisi Terbaik” adalah uang tunai masing-masing Rp 3 juta, piagam penghargaan yang ditandatangani Gubernur Bali, dan buku antologi puisi. Sementara guru yang puisinya masuk katagori “90 Puisi Nominasi” akan mendapatkan piagam penghargaan yang ditandatangani Gubernur Bali dan buku antologi puisi.    Hasil lomba akan diumumkan pada tanggal 1 September 2020 di media sosial dan pemberitahuan langsung melalui email. Hanya pemenang dan nominator yang dihubungi lewat email. Peluncuran buku antologi puisi akan dirancang dan diadakan secara virtual (online) pada tanggal 28 Oktober 2020. Namun, jika kondisi memungkinkan, penyerahan hadiah dan peluncuran buku akan diadakan di Rumah Dinas Gubernur Bali (Jayasabha, Denpasar). Hadiah akan dikirimkan ke alamat penerima. Hal-hal yang belum jelas bisa ditanyakan melalui email panitia atau ke nomer WA panitia/admin Gede Arsa (081936555126), Komang Edy (081936355189), Agus Satria (081339985229).   Tunggu apa lagi? Ayo buruan daftar bapak/ibu guru. Ini adalah kesempatan langka, jangan sampai ketinggalan. Walau masa pandemi, semangat kita untuk berkarya tidak boleh luntur.
Semangat Pagi,, 
Sampai detik ini dunia masih dirundung duka karena masa pandemi belum kunjung usai hingga saat ini. Tentu masa pandemi seperti sekarang ini sangat berdampak besar bagi seluruh aspek kehidupan, salah satunya dunia pendidikan. Selama kurang lebih 3 bulan, proses pembelajaran dilaksanakan secara daring. Proses pembelajaran semacam ini tentu memiliki banyak kelemahan, seperti jaringan yang tidak mendukung dan masih banyak peserta didik terutama SD yang belum mahir menggunakan IT. Hal ini tentu tantangan tersendiri bagi seorang pendidik agar mampu melaksanakan pembelajaran berbasis IT.

Berbagai macam kendala, tantangan, dan keluh kesal tentu sangat dirasakan oleh guru selama melaksanakan proses pembelajaran. Melalui situasi seperti sekarang ini, Dermaga Seni Buleleng (DSB) mengajak semua guru se-Indonesia untuk menuangkan suara hati mereka dalam lomba cipta karya puisi yang bertema "SUARA HATI GURU DI MASA PANDEMI COVID 19". Melalui tema tersebut, Dermaga Seni Buleleng (DSB) membuka kesempatan kepada para guru untuk berlomba menciptakan puisi. ’’Lomba cipta puisi ini khusus untuk warga negara Indonesia yang bekerja sebagai guru dengan total hadiah sebesar Rp 30 juta untuk 10 orang pemenang. 

Adapun syarat dan ketentuan lombanya dapat dilihat di bawah ini. 
  1. Panjang puisi maksimal satu halaman, ditulis dengan bahasa Indonesia, diketik dalam format microsoft word (bukan pdf), huruf Times New Roman, ukuran font 12, spasi satu (1), ukuran kertas bebas. 
  2. Setiap peserta boleh mengirim lebih dari satu puisi (maksimal 3 puisi).
  3. Puisi merupakan asli karya sendiri, tidak sedang diikutkan dalam lomba lain, belum pernah dibukukan, dan belum dipublikasikan dalam bentuk apa pun baik di media cetak maupun internet. Hal ini dibuktikan dengan Surat Pernyataan Keaslian Karya.
  4. Puisi disertai biodata lengkap penulis, Surat Keterangan Kepala Sekolah, Surat Pernyataan Keaslian Karya, dikirim dalam satu file (dengan cara attachment, bukan di badan email) kepada panitia lewat email lombapuisiguru@gmail.com.
  5. Format judul pengiriman file: Nama Guru_Domisili (contoh: Polan_Denpasar-Bali).
  6. Batas waktu (deadline) pengiriman puisi adalah tanggal 31 Juli 2020 (pukul 24.00). 
  7. Setiap peserta boleh mengirim lebih dari satu puisi (maksimal tiga puisi).
  8. Penilaian Dewan Juri yaitu kesesuaian isi puisi dengan tema dan teknik penulisan puisi. 
Dewan juri dalam perlombaan ini berjumlah 3 orang, beliau adalah Dewa Putu Sahadewa, Gde Artawan, dan Wayan Jengki Sunarta. Dewan Juri akan menetapkan “10 Puisi Terbaik” dan “90 Puisi Nominasi”. Semua puisi tersebut akan diterbitkan dalam sebuah buku antologi puisi. Hadiah untuk guru yang puisinya masuk katagori “10 Puisi Terbaik” adalah uang tunai masing-masing Rp 3 juta, piagam penghargaan yang ditandatangani Gubernur Bali, dan buku antologi puisi. Sementara guru yang puisinya masuk katagori “90 Puisi Nominasi” akan mendapatkan piagam penghargaan yang ditandatangani Gubernur Bali dan buku antologi puisi. 

Hasil lomba akan diumumkan pada tanggal 1 September 2020 di media sosial dan pemberitahuan langsung melalui email. Hanya pemenang dan nominator yang dihubungi lewat email. Peluncuran buku antologi puisi akan dirancang dan diadakan secara virtual (online) pada tanggal 28 Oktober 2020. Namun, jika kondisi memungkinkan, penyerahan hadiah dan peluncuran buku akan diadakan di Rumah Dinas Gubernur Bali (Jayasabha, Denpasar). Hadiah akan dikirimkan ke alamat penerima. Hal-hal yang belum jelas bisa ditanyakan melalui email panitia atau ke nomer WA panitia/admin Gede Arsa (081936555126), Komang Edy (081936355189), Agus Satria (081339985229).

Tunggu apa lagi? Ayo buruan daftar bapak/ibu guru. Ini adalah kesempatan langka, jangan sampai ketinggalan. Walau masa pandemi, semangat kita untuk berkarya tidak boleh luntur.  
Yudi Candra Saya adalah seorang guru Sekolah Dasar yang ingin berbagi informasi sekaligus menambah informasi saya mengenai pendidikan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "LOMBA CIPTA PUISI: "SUARA HATI GURU DI MASA PANDEMI COVID 19" BERHADIAH TOTAL 30 JUTA"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel