CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) TERBARU NOMOR 020 TAHUN 2026

Kemendikdasmen melalui Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) secara resmi merilis Keputusan Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 020 Tahun 2026 tentang Perubahan Atas Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kebijakan ini berfokus pada pembaruan Capaian Pembelajaran (CP) untuk mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti beserta Pendidikan Khusus.


Langkah ini diambil agar pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna sesuai dengan pembelajaran mendalam.

1. PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

Dalam pengembangannya, pendidikan agama islam dan budi pekerti diperkaya dengan 5 dimensi cinta yaitu cinta Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama manusia, serta cinta tanah air.

Penyesuaian CP PAI diarahkan untuk membentuk murid yang memiliki karakter mulia, moderat (al-samhah), cenderung pada kebaikan (al-hanīfiyyah), dan menjadi rahmat bagi semesta alam (rahmat li al-ālamīn). Pembelajaran PAI disusun ke dalam 5 elemen utama:
  1. Al-Qur'an Hadis: Berfokus pada kemampuan membaca, menulis, menghafal, dan memahami ayat secara tekstual serta kontekstual.
  2. Akidah: Menanamkan pilar keimanan (rukun iman) yang melahirkan kesadaran untuk gemar beramal saleh.
  3. Akhlak: Membina perilaku terpuji (mahmūdah) dan mendidik murid untuk menjauhi perilaku tercela (mażmūmah).
  4. Fikih: Memandu tata cara ibadah (hubungan dengan Allah) serta muamalah (hubungan baik antarsesama manusia).
  5. Sejarah Peradaban Islam (SPI): Mengambil hikmah (ibrah) dari rekam jejak perjuangan Nabi dan perkembangan Islam untuk membangun masa depan bangsa.

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI

Pendekatan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti yaitu student centered dan mengembangkan berbagai model pembelajaran yang kreatif dan inovatif. 

Fokus utamanya adalah merawat iman Kristiani dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk. Pembelajarannya dibagi ke dalam 4 elemen penting:
  1. Allah Berkarya: Memahami peran Allah sebagai Pencipta, Penyelamat, dan Pembaru kehidupan manusia serta alam semesta.
  2. Manusia dan Nilai-Nilai Kristiani: Menggali hakikat manusia berdosa yang telah ditebus, serta penerapan nilai kasih, keadilan, dan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Gereja dan Masyarakat Majemuk: Menanamkan kesadaran murid untuk berkontribusi aktif dalam persekutuan gereja serta hidup berdampingan secara harmonis dengan umat lain.
  4. Alam dan Lingkungan Hidup: Mengajak murid bertanggung jawab menjaga, memelihara, dan melestarikan alam ciptaan Allah.

PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI

Penyegaran CP Agama Katolik menekankan pada kemampuan murid untuk memahami Firman Allah, menginternalisasinya, dan mewujudkannya dalam tindakan nyata di tengah gereja dan masyarakat. Struktur kurikulumnya mencakup 4 elemen utama:
  1. Pribadi Peserta Didik: Membimbing murid untuk memahami dirinya sebagai citra Allah (Imago Dei) yang unik, memiliki talenta, serta memahami hak dan kewajibannya.
  2. Yesus Kristus: Mengenal pribadi Yesus yang mewartakan Kerajaan Allah, sengsara, wafat, dan bangkit sebagai dasar iman Katolik.
  3. Gereja: Memahami makna Gereja sebagai persekutuan umat beriman, sakramen-sakramen, serta keterlibatan murid dalam hidup menggereja.
  4. Masyarakat: Mengajak murid untuk peka, peduli, dan bertindak nyata dalam menegakkan keadilan, perdamaian, serta merawat lingkungan hidup.

PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI

Pendidikan agama hindu dan budi pekerti tidak hanya mengajarkan pengetahuan saja, tetapi juga menumbuhkan karakter, keterampilan hidup, dan kesadaran spritual yang relevan dengan zaman sehingga murid menjadi insan yang beriman, cerdas, beretika, berdaya saing, serta siap menghadapi dinamika kehidupan global.

Penyesuaian CP untuk agama Hindu menitikberatkan pada konsep keharmonisan semesta melalui ajaran Tri Hita Karana (hubungan harmonis dengan Tuhan, sesama, dan alam). Materi ini diajarkan melalui 5 elemen esensial:
  1. Kitab Suci Agama Hindu: Kodifikasi kitab suci weda oleh Maharsi Wyasa terdiri dari 2 bagian utama yaitu Weda Sruti dan Weda Smrti.
  2. Sraddha dan Bhakti: Mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) beserta segala manifestasi-Nya.
  3. Susila: Menanamkan kode etik, nilai moral, dan perilaku luhur berlandaskan ajaran Dharma demi kedamaian sosial.
  4. Acara: Mengenalkan ritual, simbol-simbol keagamaan, hari suci, serta tata cara persembahyangan yang kontekstual.
  5. Sejarah Agama Hindu: Mengajak murid mempelajari dinamika perkembangan agama Hindu di nusantara dan dunia agar tumbuh rasa bangga pada warisan budaya leluhur.

PENDIDIKAN AGAMA KHONGHUCU DAN BUDI PEKERTI

Pendidikan Agama Khonghucu difokuskan untuk membentuk manusia yang berbudi luhur (Junzi) yang mampu menjaga keharmonisan dalam keluarga, masyarakat, dan negara. Pembelajaran dipecah ke dalam 4 elemen:
  1. Sejarah Suci: Meneladani riwayat hidup, ketulusan, dan perjuangan Nabi Kongzi serta para tokoh suci masa lalu dalam menyebarkan ajaran.
  2. Kitab Suci: Membaca, memahami, dan mengamalkan teks-teks klasik (Sishu dan Wujing) sebagai panduan moral tertinggi.
  3. Keimanan: Mempertebal iman kepada Tian (Tuhan Yang Maha Esa) serta memahami kebajikan sebagai wujud kepatuhan terhadap hukum alam (Tian Li).
  4. Tata Ibadah: Memahami makna dan kesusilaan dalam perayaan dan ritual persembahyangan kepada Tian, Nabi Kongzi, para suci serta leluhur.
  5. Perilaku Junzi: Memahami dirinya sendiri, sebagai individu, bagian dari masyarakat dan lingkungannya, sebagai warga negara Indonesia, dan warga negara dunia dan sikap menjungjung nilai-nilai 5 pedoman hidup, 5 hubungan kemasyarakatan, dan 8 kebajikan

UNDUH SALINAN KEPKA BKPDM NOMOR 020 TAHUN 2026

Untuk lebih jelasnya, bapak/ibu bisa mengunduh Salinan Keputusan Kepala Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 020 Tahun 2026 di bawah ini


Semoga informasi ini bermanfaat untuk rekan-rekan guru khususnya bapak/ibu yang mengampu mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. Mari kita beradaptasi dengan perubahan demi pendidikan yang lebih baik.
Yudi Candra Saya adalah seorang guru Sekolah Dasar yang ingin berbagi informasi sekaligus menambah informasi saya mengenai pendidikan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) TERBARU NOMOR 020 TAHUN 2026"

Post a Comment

link 5 baris

atas 2

Iklan Tengah Artikel (5 baris)

bawah