KISI-KISI UJIAN PRAKTIK IPAS KELAS VI SD
Semangat Pagi,,
Ujian Praktik IPAS Sekolah Dasar merupakan bentuk penilaian autentik yang dilaksanakan untuk mengukur kemampuan peserta didik dalam menerapkan konsep Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) secara langsung melalui kegiatan pengamatan, percobaan, analisis, dan penyajian hasil. Ujian ini dirancang untuk memastikan bahwa siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menunjukkan keterampilan proses sains dan pemahaman sosial dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Pada jenjang Sekolah Dasar, khususnya dalam Kurikulum Merdeka, IPAS menekankan pada penguatan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Oleh karena itu, ujian praktik IPAS biasanya berbentuk kegiatan eksperimen sederhana, pengamatan lingkungan sekitar, simulasi peristiwa sosial, atau pembuatan laporan hasil pengamatan. Melalui kegiatan tersebut, guru dapat menilai kemampuan siswa dalam merencanakan langkah kerja, menggunakan alat dan bahan dengan tepat, mengamati secara teliti, mencatat data, serta menarik kesimpulan secara logis.
Pelaksanaan ujian praktik IPAS sejalan dengan kebijakan penilaian pendidikan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan penilaian menyeluruh meliputi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Dalam praktiknya, penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses kerja, kerja sama (jika dilakukan secara berkelompok), kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap keselamatan kerja.
Contoh kegiatan ujian praktik IPAS di Sekolah Dasar antara lain melakukan percobaan tentang perubahan wujud benda, mengamati pertumbuhan tanaman, mengidentifikasi komponen ekosistem di lingkungan sekolah, membuat model sederhana sistem tata surya, atau menyajikan laporan tentang kegiatan ekonomi di lingkungan sekitar. Setiap kegiatan dinilai menggunakan rubrik yang memuat indikator keterampilan proses, ketepatan konsep, dan kemampuan komunikasi hasil.
Selain sebagai alat evaluasi, ujian praktik IPAS memiliki nilai edukatif yang tinggi karena melatih siswa untuk berpikir ilmiah, sistematis, dan objektif. Siswa belajar mengamati, mengumpulkan data, menganalisis, serta menyampaikan hasil dengan bahasa yang runtut. Pengalaman ini sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik yang kritis, peduli, dan bertanggung jawab.
Dengan demikian, Ujian Praktik IPAS di Sekolah Dasar bukan sekadar kegiatan penilaian akhir, tetapi merupakan sarana untuk memastikan bahwa peserta didik memiliki pemahaman konseptual yang kuat, keterampilan proses yang baik, serta sikap ilmiah yang positif sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Semoga kisi-kisi ujian praktik sekolah ini bisa bermanfaat bagi bapak/ibu khususnya yang mengajar di kelas VI. Jika dirasa bermanfaat bisa dibagikan ke rekan-rekan guru lainnya.

0 Response to "KISI-KISI UJIAN PRAKTIK IPAS KELAS VI SD"
Post a Comment