KISI-KISI UJIAN PRAKTIK BAHASA JAWA KELAS VI SD
Semangat Pagi,,
Ujian Praktik Bahasa Jawa Sekolah Dasar merupakan bentuk penilaian autentik yang bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta didik dalam menggunakan Bahasa Jawa secara lisan maupun tulis sesuai dengan kaidah dan unggah-ungguh yang berlaku. Ujian ini menekankan pada keterampilan berbahasa dalam konteks nyata, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan penggunaan Bahasa Jawa secara santun dan tepat.
Pada jenjang Sekolah Dasar, pembelajaran Bahasa Jawa diarahkan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah, sekaligus membentuk karakter melalui nilai-nilai kesantunan dan tata krama. Oleh karena itu, ujian praktik biasanya berbentuk kegiatan seperti membaca teks berbahasa Jawa dengan lafal dan intonasi yang benar, melakukan percakapan menggunakan unggah-ungguh (ngoko dan krama), mendongeng atau menceritakan kembali cerita rakyat Jawa, menembang lagu dolanan, atau menulis serta membaca aksara Jawa sederhana sesuai materi yang telah dipelajari.
Pelaksanaan ujian praktik Bahasa Jawa mengacu pada prinsip penilaian pendidikan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan penilaian menyeluruh terhadap aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Dalam pelaksanaannya, guru menilai beberapa aspek, antara lain ketepatan pengucapan, kelancaran berbicara, kesesuaian penggunaan tingkat tutur, penguasaan isi, ekspresi, serta sikap santun selama praktik berlangsung.
Selain menilai kemampuan berbahasa, ujian praktik Bahasa Jawa juga memiliki tujuan pembentukan karakter. Peserta didik dilatih untuk memahami pentingnya tata krama dalam berkomunikasi, menghormati lawan bicara, serta menjaga nilai-nilai budaya lokal. Melalui praktik langsung, siswa belajar menerapkan unggah-ungguh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
Ujian praktik Bahasa Jawa juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa dalam meningkatkan rasa percaya diri saat berbicara di depan guru atau teman. Kegiatan ini melatih keberanian, tanggung jawab, serta kesiapan mental dalam menyampaikan gagasan menggunakan bahasa daerah secara baik dan benar.
Secara keseluruhan, Ujian Praktik Bahasa Jawa di Sekolah Dasar merupakan sarana evaluasi yang penting dalam menjaga kelestarian bahasa dan budaya daerah. Melalui penilaian ini, sekolah dapat memastikan bahwa peserta didik tidak hanya memahami teori kebahasaan, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara santun dan kontekstual sebagai bagian dari identitas budaya bangsa
Berikut Kisi-Kisi Ujian Praktik Bahasa Jawa Kelas VI, silahkan klik tautan di bawah ini untuk mengunduhnya
Semoga kisi-kisi ujian praktik sekolah ini bisa bermanfaat bagi bapak/ibu khususnya yang mengajar di kelas VI. Jika dirasa bermanfaat bisa dibagikan ke rekan-rekan guru lainnya.

0 Response to "KISI-KISI UJIAN PRAKTIK BAHASA JAWA KELAS VI SD"
Post a Comment