SILABUS (ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN) DALAM KURIKULUM MERDEKA JENJANG SD


Semangat Pagi,,
Masa pandemi memberikan dampak yang buruk di segala sektor, salah satunya yaitu sektor pendidikan. Pendidikan menjadi salah satu sektor yang jauh tertinggal seiring dengan hilangnya pembelajaran (learning loss). Sebagai salah satu cara yang dapat dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk memulihkan pembelajaran pasca pandemi yaitu meluncurkan Merdeka Belajar Episode Kelima belas: Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar.  
 
Kurikulum Merdeka dianggap dapat menjadi salah satu cara efektif dalam menghadapi learning loss. Hal ini karena Kurikulum Merdeka memiliki struktur yang lebih fleksibel, fokus pada materi yang esensial, memberikan keleluasan bagi guru menggunakan berbagai perangkat ajar sesuai kebutuhan dan karakteristik peserta didik, serta aplikasi yang menyediakan berbagai referensi bagi guru untuk terus mengembangkan praktik mengajar secara mandiri dan berbagi praktik baik.

Pada kurikulum Merdeka ada beberapa istilah baru yang muncul salah satunya yaitu Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran atau yang disingkat ATP. 

Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka 

Capaian pembelajaran menjadi pengganti KI dan KD dalam Kurikulum 2013. Dalam penulisan format CP tidak ada lagi pemisahan antara segi pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam KI dan KD tetapi penggabungan dan pengintegrasian dalam satu paragraf utuh. Capaian Pembelajaran disusun berdasarkan fase usia siswa. Untuk siswa Sekolah Dasar dapat dibagi menjadi 3 yaitu:

  • Fase A: Siswa kelas I dan II
  • Fase B: Siswa kelas III dan IV
  • Fase C: Siswa kelas V dan VI 

ATP adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis, menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. ATP ini memiliki fungsi yang sama dengan Silabus pada Kurikulum 2013, yaitu sebagai acuan perencanaan
pembelajaran.

Kriteria Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Menggambarkan urutan pengembangan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik.
  2. Alur tujuan pembelajaran dalam satu fase menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran yang linear dari awal hingga akhir fase. 
  3. Alur tujuan pembelajaran pada keseluruhan fase menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran yang menggambarkan tahapan perkembangan kompetensi antarfase dan jenjang.

Konsep Alur Tujuan Pembelajaran
Secara operasional komponen Tujuan Pembelajaran dapat memuat tiga aspek antara lain: Kompetensi, konten, dan variasi. Lebih jelasnya perhatikan penjelasan di bawah ini.

  • Kompetensi adalah kemampuan yang dapat didemonstrasikan oleh siswa atau diaktualisasikan dalam bentuk produk atau kinerja (abstrak dan konkret) yang menunjukkan siswa telah berhasil mencapai tujuan pembelajaran. Gunakan Kata Kerja Operasional dapat diamati, mengacu pada Taksonomi Bloom yang direvisi. Contoh: Peserta didik dapat menyajikan solusi utk menangani perubahan kondisi alam dipermukaan bumi akibat faktor manusia. 
  • Konten yaitu ilmu pengetahuan inti atau konsep utama yang diperoleh siswa melalui pemahaman selama proses pembelajaran di akhir satu unit pembelajaran. Apa ilmu pengetahuan inti atau konsep utama yang perlu dipahami di akhir satu unit pembelajaran? Pertanyaan apa yang perlu dapat dijawab siswa setelah mempelajari unit tersebut? Contoh: perubahan kondisi alam di permukaan bumi akibat faktor manusia. 
  • Variasi adalah sebuah keterampilan berpikir apa saja yang perlu dikuasai siswa untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. Penggunaan keterampilan berpikir kreatif, kritis, dan tingkat tinggi, seperti mengevaluasi, menganalisis, memprediksi, menciptakan, dan lain sebagainya. Keterampilan berpikir apa saja yg perlu dikuasai siswa untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran? Gunakan keterampilan berpikir yang bervariasi terutama HOTS. Contoh: Menganalisa hubungan antara kegiatan manusia dengan perubahan alam dipermukaan bumi dan menarik kesimpulan penyebab-penyebab utamanya. Dimana untuk bisa menganalisa hubungan dan menarik kesimpulan, peserta perlu mengetahui, memahami, mengaplikasi materi tersebut.

Contoh Perpaduan 3 Aspek dalam Menyusun ATP
  • Menjelaskan hukum Newton dengan menggunakan kata-kata sendiri dan menceritakan fenomena dalam keseharian yang menggambarkan hukum Newton 
  • Merancang solusi untuk menyelesaikan permasalahan dalam bidang konservasi energi dalam skala rumah tangga.
Catatan:
Kompetensi (Kata kerja yang menunjukkan keterampilan/ aksi)
Konten (materi yang dipelajari)
Variasi (penggunaan keterampilan berpikir kreatif, kritis, dan tingkat tinggi) 

Berikut saya berikan Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka dari Kelas I-VI yang dapat diunduh secarai gratis.


NO MATA PELAJARAN KLIK DISINI
1 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti UNDUH
2 Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti UNDUH
3 Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti UNDUH
4 Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti UNDUH
5 Pendidikan Agama Budha dan Budi Pekerti UNDUH
6 Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti UNDUH
7 Pendidikan Kepercayaan Terhadap TYME UNDUH
8 PPKn UNDUH
9 Bahasa Indonesia UNDUH
10 Matematika UNDUH
11 IPAS UNDUH
12 PJOK UNDUH
13 Bahasa Inggris UNDUH
14 Seni Musik UNDUH
15 Seni Rupa UNDUH
16 Seni Tari UNDUH
17 Seni Teater UNDUH

Silahkan unduh juga ATP Kurikulum Merdeka semua mata pelajaran DISINI

Itulah tadi beberapa refrensi ATP Kurikulum Merdeka, semoga dapat bermanfaat bagi bapak/ibu yang akan menerapkan jalur mandiri berubah pada Kurikulum Merdeka.

Yudi Candra Saya adalah seorang guru Sekolah Dasar yang ingin berbagi informasi sekaligus menambah informasi saya mengenai pendidikan

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "SILABUS (ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN) DALAM KURIKULUM MERDEKA JENJANG SD"

link 5 baris

atas 2

Iklan Tengah Artikel (5 baris)

bawah